Monday, November 30, 2015

Cara Mengatur Ukuran Kertas di Microsoft Excel

cara mengatur ukuran kertas pada Ms Excel khususnya untuk mengatur ukuran custom size atau user defined. Sebab untuk pengaturan ukuran kertas yang lazim atau standart, anda tinggal memilih pilihan yang telah ada sudah beres. Untuk mengatur setting ukuran kertas atau custom size, dikomputer anda harus sudah terinstall driver printer. Sebagai contoh saja saya menggunakan printer Epson T13. Anda nanti bisa menyesuaikan sendiri tampilan pada jenis printer yang terinstall dikomputer anda
  1. Buka ribbon Page layout lalu pilih size kemudian klik More paper sizes1
  2. Pada jendela Page setup yang muncul aktifkan tab Page kemudian klikOptions (jangan klik papersize)2
  3.  Maka akan muncul jendela printer properties. Pada tab main atau generalpilih size kemudian klik user defined atau custom size.3
  4. Pada jendela yang muncul, pilih pengaturan menggunakan satuan cmkemudian isikan ukuran yang dikehendaki. Jika pengaturan kertas Polio atau F4 maka masukkan pada height 33 cm dan width 21,5 cm. Jika sudah klik OK,OK, dan OK lagi.s

Bagian-Bagian Microsoft Excel

Bagian-bagian Microsoft Excel Dan Fungsinya

Bagian-bagian Microsoft Excel 2007

1. Icon Home
Berisi perintah-perintah seperti Save, save as, new, open dll
2.  Quick Access Toolbar
Berisi ikon-ikon yang mewakili suatu perintah seperti save, undo dan redo
3. Customize Quick Access Toolbar
Tombol untuk memodifikasi perintah-perintah MS Excel
4. Tab
Bagian berbentuk tabulasi yang berisi sejumlah perintah sesuai kelompoknya
5. Toolbar
Terdiri dari tombol-tombol icon yang masing-masing mempunyai fungsi tertentu dan dugunakan untuk menjalankan perintah dengan cepat dan mudah
6. Pengatur jendela
Sebagai Tempat untuk mengatur jendela
Terdiri dari :
Minimize untuk meminimalkan jendela
Maximaze untuk memaksimalkan jendela
Close untuk menutup jendela
7. Formula Bar
Tempat untuk menulis rumus
8. Name Box
Merupakan toolbar yang berisi alamat suatu cell
9. Baris
Baris berisi angka 1 sampai 65.356
10. Navigasi Sheet
Tombol untuk berpinindah dari sheet yang satu ke lainnya
11. Nama Sheet
Lembar kerja yang telah disediakan, normalnya berjumlah 3 dan dapat ditambah sesuai keinginan
12. Baris Penggulung
Bagian fasilitas untuk menggulung halaman kerja secara vertikal
13. Pengaturan Tampilan Halaman Kerja
Bagian fasilitas untuk mengatur penampilan halaman kerja, seperti print layout, outline, web layout dll
14. Zoom
Mengatur media penampilan halaman kerja. Tombol plus ( + ) untuk memperbesar, tombol minus ( – ) untuk memperkecil
15. Halaman Kerja
Media kerja berwarna putih yang tampak pada saat MS Excel digunakan
16. Kolom
Merupakan baris lajur yang berisi abjad A sampai IV
17. Scroll
Yang Fungsinya menggulung halaman kerja secara Horizontal

Mengatur Lebar Kolom dan Tinggi Baris


Menyetel kolom ke lebar tertentu

  1. Pilih kolom atau beberapa kolom yang ingin Anda ubah.
  2. Pada tab Beranda, di grup Sel, klik Format.
    Pada tab Beranda, klik Format.
  3. Di bawah Ukuran Sel, klik Lebar Kolom.
  4. Di kotak Lebar kolom, ketikkan nilai yang Anda inginkan.
  5. Klik OK.
    TIPS  Untuk menyetel lebar satu kolom, klik kanan kolom yang dipilih, klik Lebar Kolom, lalu ketikkan nilai yang Anda inginkan.

Mengubah lebar kolom agar pas dengan konten secara otomatis (paskan otomatis)

  1. Pilih kolom atau beberapa kolom yang ingin Anda ubah.
  2. Pada tab Beranda, di grup Sel, klik Format.
    Pada tab Beranda, klik Format.
  3. Di bawah Ukuran Sel, klik Paskan Otomatis Lebar Kolom.
    CATATAN  Untuk mengepaskan otomatis semua kolom pada lembar kerja secara cepat, klik tombol Pilih Semua, lalu klik ganda setiap batas di antara dua judul kolom.
Tombol Pilih Semua

Mencocokkan lebar kolom terhadap kolom yang lain

  1. Pilih sel dalam kolom yang mempunyai lebar yang ingin Anda gunakan.
  2. Tekan Ctrl+C, atau pada tab Beranda, di grup Clipboard, klik Salin.
    Pada tab Beranda, klik Salin.
  3. Klik kanan sel di kolom target, arahkan ke Tempel Spesial, lalu klik tombol Pertahankan Lebar Kolom Sumber Gambar tombol

Mengubah lebar default untuk semua kolom pada lembar kerja atau buku kerja

Nilai untuk kolom default menunjukkan jumlah rata-rata karakter dari font standar yang pas dalam sel. Anda bisa menetapkan jumlah yang berbeda untuk lebar kolom default lembar kerja atau buku kerja.
  1. Lakukan salah satu dari hal berikut ini:
    • Untuk mengubah lebar kolom default lembar kerja, klik tab lembar.
    • Guna mengubah lebar kolom default untuk keseluruhan buku kerja, klik kanan tab lembar, lalu klik Pilih Semua Lembar pada menu pintasan.
      Klik tab Lembar.
  2. Pada tab Beranda, di grup Sel, klik Format.
    Pada tab Beranda, klik Format.
  3. Di bawah Ukuran Sel, klik Lebar Default.
  4. Di kotak Lebar kolom standar, ketikkan pengukuran yang baru, lalu klik OK.
    TIPS  Jika Anda menetapkan lebar kolom default untuk semua buku kerja dan lembar kerja baru, Anda bisa membuat templat buku kerja atau templat lembar kerja, lalu mendasarkan buku kerja atau lembar kerja baru pada templat itu.

Mengubah lebar kolom dengan menggunakan mouse

Lakukan salah satu dari hal berikut ini:
  • Untuk mengubah lebar kolom, seret batas di samping kanan judul kolom sampai kolom selebar yang Anda inginkan.
    Batas kolom sedang diseret
  • Untuk mengubah lebar beberapa kolom, pilih kolom yang ingin Anda ubah, lalu seret batas ke samping kanan dari judul kolom yang dipilih.
  • Untuk mengubah lebar kolom agar pas dengan konten, pilih kolom atau beberapa kolom yang ingin Anda ubah, lalu klik ganda batas ke samping kanan dari judul kolom yang dipilih.
  • Untuk mengubah lebar semua kolom pada lembar kerja, klik tombol Pilih Semua, lalu seret batas dari setiap judul kolom.
    Tombol Pilih Semua

Menyetel baris ke tinggi tertentu

  1. Pilih baris atau beberapa baris yang ingin Anda ubah.
  2. Pada tab Beranda, di grup Sel, klik Format.
    Pada tab Beranda, klik Format.
  3. Di bawah Ukuran Sel, klik Tinggi Baris.
  4. Di kotak Tinggi baris, ketikkan nilai yang Anda inginkan.

Mengubah tinggi baris agar pas dengan konten

  1. Pilih baris atau beberapa baris yang ingin Anda ubah.
  2. Pada tab Beranda, di grup Sel, klik Format.
    Pada tab Beranda, klik Format.
  3. Di bawah Ukuran Sel, klik Paskan Otomatis Tinggi Baris.
    TIPS  Untuk mengepaskan otomatis semua baris pada lembar kerja secara cepat, klik tombol Pilih Semua, lalu klik ganda batas di bawah satu judul baris.
Tombol Pilih Semua



Mengubah tinggi baris dengan menggunakan mouse

Lakukan salah satu dari hal berikut ini:
  • Untuk mengubah tinggi baris dari satu baris, seret batas di bawah judul baris sampai tinggi yang Anda inginkan.
    Batas baris sedang diseret
  • Untuk mengubah tinggi beberapa baris, pilih baris yang ingin Anda ubah, lalu seret batas ke bawah salah satu judul baris yang dipilih.
  • Untuk mengubah tinggi semua baris pada lembar kerja, klik tombol Pilih Semua, lalu seret batas di bawah setiap judul baris.
    Tombol Pilih Semua
  • Untuk mengubah tinggi baris agar pas dengan konten, klik ganda batas di bawah judul baris.

Formula Excel

Setiap rumus di dalam MS Excel memilik fungsi tersendiri. Oleh karena itu Anda harus benar-benar memahami masing-masing fungsi dasarnya agar penggunaan rumus dalam MS Excel bisa lebih maksimal dan efisien. Jika telah paham fungsi dasarnya, Saya rasa Anda bisa berkreasi dalam meracik rumus yang sesuai dengan kebutuhan data Anda.

Cara Menulis Rumus Excel

Sebelum mengenal  rumus-rumus excel 2007, hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah bagaimana menuliskan rumus excel agar bisa benar. 
Cara 1: Menulis rumus dengan mengetikkan angka langsung
  1. Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan 
  2. Pada formula bar, ketikkan = 5000000+3500000, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini cukup mudah kalau rumusnya sederhana dan pendek serta angkanya tetap.
Cara 2: Menulis rumus dengan menggunakan alamat sel
  1. Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus ditampilkan 
  2. Pada formula bar, ketikkan = C4+C5, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat bermanfaat jika datanya sering berubah.
Cara 3: Menulis rumus dengan bantuan mouse
  1. Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan
  2. Ketikkan = , kemudian pilih dan klik sel C4
  3. Ketik +, kemudian pilih dan klik sel C5
  4. Tekan tombol enter
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat dianjurkan karena memperkecil kemungkinan salah ketik alamat sel.
Nah... bagaimana mudah bukan cara menuliskan rumus excel, jika Anda sudah mahir dalam menuliskannya sekarang mari Kita lanjutkan pembahasannya. 

Operator Matematika yang Sering Digunakan (Rumus Dasar)

Rumus merupakan bagian terpenting dari Program Excel ini, karena setiap tabel dan dokumen yang Kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi. MS Excel memang sangat diunggulkan dalam menampung data-data yang bersifat numerik. Maka dari itu, di dalam MS Excel pun terdapat Operator dasar Matematika dan ini biasanya disebut sebagai rumus standar. Operator matematika yang akan sering digunakan dalam Rumus Microsoft Excel adalah sebagai berikut:

No
Operator
Fungsi
Contoh Penggunaan
1
+ (ikon plus)
Penjumlahan
=A1+A2
2
- (ikon minus)
Pengurangan
=A3-A4
3
* (ikon bintang)
Perkalian
=A5*A6
4
/ (ikon garis miring)
Pembagian
=A7/A8
5
^ (ikon caret)
Pangkat
=A9^2 (angka berapapun yang berada di cell A9 akan dipangkat 2
6
% (ikon persen)
Prosentase
=A1*10% (gunakan sesuai dengan kebutuhan)
Tabel Operator Matematika (Rumus Dasar Excel)
Tidak usah bingung, sekarang perhatikan gambar tabel yang ada dibawah ini.

Penjelasan Gambar Tabel Diatas :
  1. Mengisi Kolom Diskon
  2. Untuk mengisi kolom diskon berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan. 
    • Klik pada kolom yang akan diisikan Diskon Rp. (pada contoh ini sel yang akan digunakan adalah G6, silahkan aktifkan kolom G6)
    • Awali dengan menuliskan "=" (setiap rumus excel harus diawali menggunakan operator = tanpa tanda kutip agar dikenali sebagai fungsi)
    • Kalikan kolom E6 dengan F6 untuk mengetahui hasil persennya, bentuk penulisannya adalah =E6*F6 
    • Kemudian tekan enter untuk mengetahui hasilnya, maka akan didapat angka 30,000 pada kolom G6 tadi (30,000 adalah 20% dari 150,000)
    • Untuk menghitung rumus Diskon Rp. selanjutnya, silahkan copy format dengan cara drag pada rumus yang sudah selesai dikerjakan kemudian tarik hingga kolom G15.
      Tips : Anda bisa langsung klik kolom yang akan dikalikan tanpa harus susah payah mengetik kolom yang akan dihitung satu persatu.
      • Mengisi Total Bayar
      • Nah setelah selesai mengisi kolom Diskon Rp. sekarang lanjutkan dengan mengisi kolom Total Biaya.
        • Klik pada kolom yang akan diisikan Total Bayar (pada contoh ini sel yang akan digunakan adalah H6, silahkan aktifkan kolom H6)
        • Awali dengan menuliskan "=" (setiap rumus excel harus diawali menggunakan operator = tanpa tanda kutip agar dikenali sebagai fungsi)
        • Pada kolom H6 Kurangkan kolom Biaya (E6) dengan kolom Diskon Rp. (G6)  untuk mengetahui hasil pengurangannya, bentuk penulisannya adalah =E6-G6 
        • Kemudian tekan enter untuk mengetahui hasilnya, maka akan didapat hasil 120,000 pada kolom Total Bayar yang pertama.
        • Untuk menghitung rumus Total Bayar selanjutnya, silahkan copy format dengan cara drag pada rumus yang sudah selesai dikerjakan kemudian tarik hingga kolom H15.

      Tips : Untuk melanjutkan mengisi kolom jumlah di bawahnya (kolom H7 dst), kita cukup memblok cell yang telah berisi rumus operator perkalian, arahkan kursor ke pojok kanan bawah cell/kolom. Tunggu hingga kursor berubah menjadi ikon (+). Setelah itu, click dan tahan lalu drag/geser ke bawah. Dengan demikian, kita telah meng-copy rumus tadi dan telah disesuaikan perubahannya untuk kolom yang akan dikalikan lagi.

      Mengenal Fungsi atau Rumus Microsoft Excel

      Setelah mengenal Tipe Data Microsoft Excel, dan bisa memulai menggunakan aplikasi excel sekarang Kita coba bahas rumus excel yang sering digunakan dalam dunia kerja atau administrasi perkantoran.

      1. Fungsi Average

      Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;

      =AVERAGE(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya. Misalnya untuk mengisi nilai rata-rata dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =AVERAGE(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.



      2. Fungsi Sum

      Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1, number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan. Misalnya untuk menjumlahkan range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =SUM(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

      3. Fungsi Max
      Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;
      =MAX(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Misalnya untuk mencari nilai maksimal dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MAX(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

      4. Fungsi Min
      Fungsi Min adalah kebalikan dari fungsi Max, jika fungsi Max untuk mencari nilai tertinggi atau maksimal maka Min adalah untuk mencari nilai terkecil atau minimum dari sekumpulan data numerik. Bentuk umum penulisannya adalah ; 
      =MIN(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Sebagai contoh untuk mencari nilai terendah dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MIN(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

      5. Fungsi Count
      Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang kita pilih. Bentuk umum penulisannya adalah ; 
      =COUNT(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dihitung jumlah datanya. Sebagai contoh untuk menghitung jmlah data dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =COUNT(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

      6. Fungsi Logika IF
      Fungsi ini digunakan jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0. Biasanya fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti berikut:
      Lambang Fungsi
      = Sama dengan
      < Lebih kecil dari
      > Lebih besar dari
      <= Lebih kecil atau sama dengan
      >= Lebih besar atau sama dengan
      <> Tidak sama dengan
      Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah ;
      =IF(logical_test,value_if_true,value_if_false), artinya kalau ekspresi logika (logical_test) bernilai benar, maka perintah pada value_if_true akan dilaksanakan, jika salah, maka perintah pada value_if_false yang akan dilaksanakan. Perhatikan contoh berikut:
      Contoh logika IF
      Contoh logika IF
      Kolom keterangan diisi dengan ketentuan, jika kolom TANDA sama dengan K, maka keterangannya KAWIN, jika tidak, maka keterangan berisi TIDAK KAWIN. Ini dapat diselesaikan dengan rumus =IF(C3=”K”, “KAWIN”,”TIDAK KAWIN”). Pada rumus diatas Kita lihat bahwa jika datanya bertipe Teks/alpha numerik harus diapit oleh tanda kutip dua, lain halnya dengan tipe data numerik, tidak boleh menggunakan tanda kutip. Nah sekarang bagaimana jika ada beberapa kondisi/bertingkat (IF Bertingkat) seperti pada kasus nilai mahasiswa. Tidak perlu khawatir, langsung saja perhatikan gambar diatas pada tabel sebelah kanan. =IF(H3>=81,"A",IF(H3>=66,"B",IF(H3>=56,"C",IF(H3>40,"D","E")))), hal yang sama juga bisa dilakukan untuk mengisi kolom keterangan, dengan ketentuan, Jika nilai hurufnya sama dengan “A” maka keterangan “SANGAT MEMUASKAN, jika “B” maka “MEMUASKAN”, jika “C”, maka “CUKUP”, dan jika “D” maka bernilai “KURANG”, selain dari itu, maka bernilai “GAGAL”.